Kota Makassar

Gubernur Sulsel: Jenazah Korban Covid-19 Bukan Aib

132

Gubernur Sulsel Berharap Jangan Lagi Ada Penolakan Jenazah

MAKASSAR — Terkait masih adanya penolakan jenazah, Gubernur Sulsel meminta perhatian seluruh warga di Sulawesi Selatan.

“Terkait masih adanya penolakan jenazah Covid19 yang akan dimakamkan, saya meminta kepada warga untuk tidak lagi melakukan hal tersebut.

Korban meninggal akibat covid itu bukan aib, virus juga sudah tidak menyebar jika jenazah sudah dikuburkan”, tutur Gubernur.

Gubernur Sulsel menjelaskan, jenazah pun telah melalui proses pemulasaran hingga pemakaman sesuai aturan yang ditetapkan badan kesehatan dunia WHO.

Begitu pun petugas yang membawa dan menguburkan jenazah, menggunakan perlengkapan sesuai standar protokol Covid-19.

“Jadi saya minta pengertian kepada kita semua, agar tidak lagi menolak jenazah, dan mari kita do’akan mereka yang meninggal agar diberi tempat yang baik di sisi Allah”, ujar Gubernur Nurdin Abdullah.

Informasi yang dihimpun, pengurusan jenazah dilakukan dengan menerapkan pedoman yang telah diatur dalam Fatwa Majelis Ulama Indones (MUI) Nomor 18 Tahun 2020.

Hal ini dilakukan dalam rangka menghindarkan tenaga penyelenggaraan jenazah dari paparan Covid-19, yang pertimbangan asas-asas hukum syariah.

Pemulasaran jenazah covid-19 dilakukan menggunakan plastik, kafan, plastik, kantong jenazah kemudian peti.

Petugas pengelola juga harus dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan didisinfeksi usai penanganan jenazah.

Sementara penyelenggaraan salat jenazah, dapat diganti salat gaib di rumah masing-masing.

Adapun takziah dilakukan secara terbatas dengan memperhatikan hal-hal yang terkait dengan penanggulangan covid-19 atau dilakukan secara daring. (Albar)

Komentar

loading...