Kota Makassar

Gubernur Pimpin Rapat Kaji PSBB di Sulsel

160

Rapat pengkajian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jika harus dilakukan

Makassar — Menindaklanjuti Wacana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, melakukan rapat bersama Forkopimda Sulsel dan Wali Kota Makassar.

Rapat yang dilaksanakan di Hotel Four Point by Sheraton (9/4/2020), membahas terkait penanganan Covid-19. Termasuk langkah strategis yang diterapkan jika dilakukan PSBB.

Pada rapat tersebut diagendakan segera dilaksanakan kajian mengenai penerapan PSBB di Sulsel, yaitu wilayah-wilayah mana saja yang dapat diterapkan, termasuk dampak sosial ekonominya kepada masyarakat.

Jika PSBB diterapkan, maka hal penting yang harus dipertimbangkan adalah Hal-hal yang terkait dengan ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat.

Ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, ketersediaan anggaran dan operasionalisasi jaring pengaman sosial untuk rakyat terdampak, dan aspek keamanan.

Kajian ini agar diselesaikan dalam waktu secepat mungkin, sehingga dapat menjadi kejelasan bagi masyarakat.

Untuk mencegah kepanikan di masyarakat, perlu disosialisasikan dengan baik bahwa dengan berlakunya PSBB, penyelenggaraan fasilitas dan layanan penting untuk masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Antara lain, supermarket/pasar untuk penyediaan kebutuhan pokok dan pangan, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, dan fasilitas umum untuk pelayanan yang penting.

Perlunya ada pendataan ke masyarakat yang paling terdampak dari PSBB dan kebijakan Pemerintah lainnya terkait penanganan Covid-19.

Dampak tersebut kepada pekerja informal, mahasiswa yang tidak dapat pulang ke daerah asalnya, dan para pedagang yang berpenghasilan harian.

Menggunakan seluruh unsur pemerintahan dari RT/RW, desa, kelurahan hingga Provinsi untuk menyiapkan data masyarakat yang membutuhkan bantuan. (Albar)

Komentar

loading...