Kota Makassar

Banyak Langgar Aturan, PSBB Tahap I Makassar Gagal?

116

MAKASSAR — Kota Makassar pada pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) tahap I, pada Kamis, 7 Mei mendatang akan segera berakhir,

Pada evaluasi tahap pertama PSBB ini, masih banyak ditemukan warga yang melanggar aturan kebijakan yang ditujukan untuk menekan penyebaran virus corona alias covid-19. PSBB di Makassar sendiri diterapkan sejak 24 April lalu.

Tim gabungan bersama Kepolisian dan Satpol PP maupun ternyatamenemui banyak pelanggar PSBB di ibukota provinsi Sulsel ini. Mulai dari mengabaikan physical distancing, tidak memakai masker di luar rumah hingga tempat usaha non-makanan yang masih buka. Padahal, Makassar merupakan daerah dengan kasus covid-19 tertinggi di Sulsel.

Tim dilokasi, Eliazar mengungkap kepada awak media jika dilapangan memang masih banyak masyarakat yang tidak disiplin menerapkan PSBB, terutama pemakaian Masker dan phyisical distancing.

Meski begitu, pihaknya mengatakan hingga PSBB berakhir akan terus melakukan patroli wilayah guna menertibkan pelanggar PSBB. Sasaran utamanya yakni tempat-tempat keramaian, seperti pasar. Kepolisian, lanjutnya, melakukan patroli juga untuk memberikan rasa aman dan mengedukasi warga.

Sebelumnya, gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menyoroti masih banyaknya warga yang berada di pinggiran jalan Kota Makassar saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Nurdin Abdullah tegaskan segera mengangkut orang yang ditemukan di pinggir jalan dan mengantar pulang.

Ini fenomena Kota Makassar ini luar biasa, saya lihat orang sudah keluar semua di pinggir jalan, ini Pak Kasatpol PP, jadi saya ingin orang ini jangan lagi ada di pinggir jalan,” kata Nurdin saat memimpin rapat percepatan penanganan virus Corona (COVID-19) di Makassar, Senin (4/5/2020).

Nurdin meminta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 bekerja sama dengan Dinas Perhubungan menyediakan bus guna mengangkut warga. Warga kurang mampu yang ditemukan di pinggir jalan, kata dia, akan langsung diantar pulang ke rumah untuk nantinya diberi sembako dan bantuan uang tunai.

Komentar

loading...