Kota Makassar

Ijin Toko New Agung Dicabut Usai Diamuk Satpol PP Makassar

211

MAKASSAR — Setelah kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi toko New Agung yang beralamat di Jalan Ratulangi, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Kota Makassar akhirnya sepakat mengambil kesimpulan.

Pencabutan izin usaha tersebut dilakukan lantaran mereka tetap beroperasi dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Makassar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Andi Bukti Djufrie.

Ia mengatakan, bahwa ini sudah ketiga kalinya toko tersebut nekat beroperasi.
Dalam Peraturan Walikota (Perwali) PSBB Makassar, telah disebutkan mengenai larangan beroperasi bagi toko non sembako, seperti Toko New Agung. Dimana, toko tersebut hanya menyediakan Alat Tulis dan Kantor (ATK).

“Ini Toko New Agung sudah ketiga kalinya mereka melakukan pelanggaran,” katanya saat ditemui di Posko Covid-19 Makassar, Selasa (5/4/2020).

Untuk pencabutan izin usahanya sendiri, kata Bukti, telah mendapat rekomendasi dari Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya telah menerbitkan surat pencabutan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Toko New Agung atas nama pemilik Johan Phie, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 505/18/S.KEP/DPM-PTSP/V/2020.

“Sebelumnya saya dapat kiriman lewat WhatsApp (WA) dari Kadisdag (Andi Muh Yasir) terkait dengan rekomendasi teknis dari Disdag Kota Makassar, artinya pencabutan izin usaha toko tersebut sudah harus dilakukan,” jelasnya.

Mengenai masa pencabutan izin usahanya nanti, ia mengaku, akan berlaku sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Ini juga dilakukan untuk memberi efek jera bagi pihak manajemen Toko Agung.

“Ini pencabutan dengan waktu yang tidak ditentukan. Artinya kita lihat perkembangannya. Kalau PSBB sudah bagus dan pemilik usahanya sudah memahami kesalahannya, kita lihat kedepannya seperti apa, dan kalau mau izinnya lagi, mereka harus bermohon lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Perdagangan Kota Makassar, Andi Muh Yasir yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah merekomendasikan pencabutan izin usaha toko tersebut.

“Pemilik toko tersebut memang bandel dan telah beberapa kali mendapat teguran sehingga langkah yang pasti harus kami lakukan, yaitu dengan memberikan rekomendasi pencabutan izin usaha, apalagi ini menyangkut pelanggaran cukup berat dan nyata ditengah masa PSBB,” ungkap Andi Muh Yasir.

Komentar

loading...