Kabupaten Luwu Timur

Plt Dinkes Luwu Timur Keluarkan Statement, IPMA Lutim Warning

409

LUWU TIMUR — Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Timur, Rosmini Pandin belum lama ini mengeluarkan statement ke publik yang diprotes oleh IPMA LUtim.

Pernyataan Plt. Dinkes Luwu Timur mengatakan bahwa bertambahnya jumlah kasus positif tenaga kesehatan di Luwu Timur, bukan karena adanya kekurangan Alat Pelindung Diri (APD).

Plt. Dinkes Luwu Timur mengungkap bertambahnya kasus virus corona karena pemakaian APD yang salah, sehingga tenaga kesehatan banyak terinfeksi Corona.

Plt. Dinkes Lutim mengatakan jika tenaga kesehatan yang ada tidak menjalankan distancing, sehingga hal ini sangat besar potensi terjangkit virus corona oleh tenaga kesehatan di Luwu Timur.

Plt Dinkes Luwu Timur Keluarkan Statement, IPMA Lutim Warning 1

“Seharunya tenaga kesehatan melakukan sosial distancing. Tapi ketika pulang bertugas atau kerja, tidak menjalankan sosial distancing. Malah, pergi kumpul-kumpul sehingga hal itu mudah terpapar corona,” kata Kadinkes seperti diberitakan oleh newsurban.id (21/5/2020)

Muhammad Alkautsar, ketua Ikatan Pemuda Mahasiswa Luwu Timur (Ipma Lutim) Komisariat kecamatan Wotu menuding bahwa pernyataan Plt. Kadis Kesehatan Luwu Timur Membuat Gaduh.

Menurutnya, tenaga medis di Luwu Timur hudah bekerja secara maksimal dalam menangani pasien yang terpapar virus Covid-19

“Seperti yang kita ketahui bahwa, virus Ini dapat menyebar dengan cepat sehingga penanganan perlu dengan kehati-hatian dengan menerapkan standarisasi penanganan sesuai protokol yang dianjurkan oleh WHO”, ujar Muhammad Alkautsar

Alkautsar juga meminta agar Kadinkes harus membuktikan ke publik bahwa pernyataan ini benar bahwa para tenaga Medis positif terpapar Covid-19 akibat dari cara pakai APD mereka yang salah.

“Karena penyataan itu mengindikasikan tenaga kesehatan tidak kompoten dalam hal pelaksanaan penanganan Covid-19 Dinkespun juga tak melakukan controling secara aktif dan massif.

Peryataan ini saya fikir dapat melukai hati para nakes serta meredupkan semangat bekerja. Kita tahu bahwa para tenaga medis adalah garda terdepan kita. Semestinya Kadinkes menyemangati para nakes karena saat ini nakeslah pahlawan kita”, tegas Muhammad Alkautsar.

Komentar

loading...