DAERAH

Seorang Wanita Tabrak Truk Kontainer Saat Diburu 3 Pria Bermotor di Makassar

415
Wanita
Seorang wanita bernama Saripa (30) tengah diburu oleh 3 pria bermotor di jalan poros Gowa-Takalar, kelurahan Panciro, kecamatan Bajeng, kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 19.15 Wita.

Namun, dalam kondisi panik wanita tersebut memacu mobil yang dikendarainya hingga menabrak truk kontainer yang tengah melaju dari arah berlawanan di jalan poros kabupaten Gowa.

“Katanya ada yang kejar. Karena cuma sendiri bawa mobil, panik. Akhirnya dia gas terus sampainya dia itu berusaha mendahului sepeda motor, ambil kanan tapi tidak bisa dikendalikan, akhirnya baku tabrak dengan truk kontiner,” ujar Brigpol Mursalam yang bertugas di Unit Lakalantas Polres Gowa, di Pos Lantas Polres Gowa, Jumat (19/6/2020) malam.

Untung saja truk kontainer yang datang dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan sedang  sehingga Saripa hanya cedera ringan, meski mobil miliknya ringsek parah.

“Ini truk kontainer lagi bawa muatan, jadi pelan-pelan ji. Perempuannya juga dia tidak kenapa-kenapa ji, cuma cedera ringan. Tapi mobilnya ringsek, parah itu kalau di depan,” ujar Mursalam dikutip dari detikcom.

Peristiwa tabrakan itu bermula saat Saripa mengemudi seorang diri di wilayah kota Makassar, dengan tujuan hendak pergi ke kabupaten Jeneponto. Namun saat Saripa melintas di kelurahan Barombong, Makassar, tiga pria bermotor tiba-tiba mendekati mobilnya serta meminta dia menepi.

Saripa pun kaget lantaran tak mengenal para pria bermotor tersebut. Wanita itu kemudian memacu kendaraannya akibat panik dan takut.

“Dia dipepet 3 laki-laki masing-masing bawa motor. Sambil melaju sambil diketok-ketok mobilnya, disuruh berhenti. Karena panik, dia pacu terus mobilnya,” jelas Mursalam.

“Dia dikejar sampai di lokasi kecelakaan tadi, itu sekitar 5 kilometer jauhnya. Tapi saat dia menabrak, ini 3 laki-laki pergi,” imbuhnya.

Mursalam mengungkapkan, para pria bermotor itu sempat mengaku ke warga bahwa Saripa telah menabrak pengendara di wilayah Barombong. Namun Mursalam mengatakan sejauh ini laporan itu belum dapat diverifikasi kebenarannya.

“Ini laki-laki yang kejar sempat dia bilang ke warga bilang ini perempuan serempet pengendara. Tapi laki-laki ini justru pergi saat dibilang sama warga tunggu polisi datang, makanya belum bisa diverifikasi juga pengakuannya itu,” ujarnya.

“Baru ini perempuan juga dia bilang tidak merasa menyerempet orang. Dia pikirnya mau dirampok, dibegal, makanya takut, dan tetap tancap gas,” jelasnya.

Kini polisi masih mendalami insiden ini. Untuk perempuan Saripa sementara ini dia diperbolehkan pulang, meski mobil miliknya dibawa ke Pos Lantas Polres Gowa.

“Yang tadi itu kita curiganya begal, tapi tetap kita masih selidiki. Kita juga sudah koordinasi sama Polsek Barombong dan mereka bilang belum ada itu laporan pengendara diserempet. Dari Polsek Tamalate juga belum ada laporan, makanya ini kita masih tunggu ini perkembangannya, tapi saya curiga tadi itu cuma mau dibegal, karena di sana itu (Barombong) daerah rawan memang,” pungkas Mursalam.

Komentar

loading...